Tag: Reza Fahlevi

Pengejar Mimpi – oleh Reza Fahlevi

Advertisement Hari-harinya dilalui dengan sangat berat Setiap pagi ia bangun dari tidur dengan rasa optimis di hatinya Bahwa ia bisa melewatinya dengan baik Ia memiliki teman, bahkan banyak Namun kau tidak akan pernah tahu bagaimana perasaannya Ia hidup dengan sangat susah, Rela keluar dari kampungnya dan mencari ilmu di kota Meninggalkan sang ibu demi membanggakannya. […]

Tinta Hitam – oleh Reza Fahlevi

Setelah bertahun-tahun ia mencoba Berlari dari mimpi buruk yang telah mengurungnya Ia berdiri kemudian berlutut Menangisi banyak hal yang telah terlewati Kembali bertanya-tanya, di mana cahaya itu Kenapa tak jua kembali Ribuan penyesalan tak mungkin disembunyikan lagi Ia bertanya, “oh Tuhan apa aku berlari begitu jauh sehingga cahaya tertinggal olehku? Atau aku yang telah mengabaikan […]

Era Modern? – oleh Reza Fahlevi

Jika ku mau, Aku bisa berjalan Tanpa kedua kakiku Dan akan ku jelajahi dunia Kemudian aku memundurkan hitungan detik Agar kembali ke masa lalu Menepati janji-janjiku Menebus dosa-dosaku Jika ku mau, Takkan ku biarkan matahari tenggelam Dan ku paksakan bulan untuk bersinar di siang hari Agar dunia tahu Jika mereka saling berteman Aku juga bisa […]

Kursi Merah – oleh Reza Fahlevi

Malam terlihat sunyi dari tatapan mata Kemunafikan yang berlangsung ribuan tahun begitu nyata Izinkan negeri ini untuk bercerita Yang sedang duduk bersama kursi merahnya Malam yang layaknya siang Di sana para iblis siap berpesta Dan pelacur-pelacur yang datang Di waktu tepat untuk menggoda Berdansa bersama para pendosa Hebat… semua bergoncang, semuan bergoyang, semua riang Tapi […]

Tanda Tanya – oleh Reza Fahlevi

Suaranya tajam ia menusuk jantungmu tapi tidak berdarah dan kau terlihat tidak terluka Menjerit tanpa suara tertawa dengan air mata tersenyum tanpa ada makna kenapa, kau begitu tangguh? Mereka datang dan kemudian pergi tanpa sedikitpun meninggalkan jejak tanpa menjulurkan tangan kenapa, kau begitu tangguh? Orang-orang berjalan tanpa menyapa melewati berbagai rintangan yang ada walau di […]

Puisi © 2015