Tag: Mosdalifah

Pasrah Kau Tinggalkan – oleh Mosdalifah

Sebuah alasan melepaskan setelah sekilas kau baca dalam angan Ia tidak berdetak,atau malah enggan Serupa dengan ada namun tiada Kau relakan,ia menghilang tanpa ada sesal dalam kata Kau tersenyum sempurna membias wajah sang purnama Sampai kini ada batas dan jeda Muram wajah bagaikan malam yang terhanyut sepi membekas dalam ingatan yang terbawa mimpi Terlampau jauh,hadirmu […]

Suara Hati – oleh Mosdalifah

Malam ini,biarlah angin menyampaikan Rindu yang berceceran karena patah Mengulas kisah usang yang ku buka tak sanggup ku eja Coretan yang tertahan sebab tintanya yang hilang Didekatnya gambar insan tersenyum terang bagai bintang Saat dimana aku tak kuasa, menatap tatap yang telah lenyap Meredup dalam persembahan malam Yang telah disampaikannya sebab kepergiannya Suara Hati – […]

Antara kau, Senja, dan hujan – oleh Mosdalifah

Terasa hadir sesuatu menggelitik dadaku Terkadang berat, menyesakkan Terkadang panas, membara Aku tak mau tahu dan tak ingin tahu Namun tetap menetap di rongga dadaku nafasku memburu tak menentu Irama duka diselimuti senja Dan sepotong asa yang berpadu jingga Aku merindu membisik gerimis Atau memeluknya dengan caraku Sudah,ujung senja bingkai malam kan menghapus Akan tersisa […]

Aku dan Kamu adakah Kita? – oleh Mosdalifah

Bunga putih untuk mengenang sebuah rasa yang mengembang Dan asa yang mengalir tenang Untuk satu kisah yang tertantang Jika,andai,garis tepi menepikan Lalu mengapa aku dan dirimu tak tersatukan? Jika kita bertemu kembali… Aku akan mengenalkanmu pada suatu masa Setelah fase yang lama Menunggu,bersamamu,menunggu lagi Dan jika puisi lamaku tak kau baca Sudikah kau dekap kata […]

Catatan Hitam – oleh Mosdalifah

Malam ini, Sudahkah kau ganti warna hidupmu yang telah pudar? Sudahkah kau berbisik pada relung jiwamu yang redup ? Bukannya semua yang kau genggam adalah yang kau curi? Hitam milikmu, dan putih milikku Dan kita berdua adalah biru Sekarang kau tidak mau berbagi Warna indah musim hujan Atau pahit manis kehidupan Terpaksa, nostalgiaku seorang diri […]

Sajak Kenangan – oleh Mosdalifah

Gerimis telah bersenandung… Membasahi luka bekas semalam.. Barangkali, ada jejak yang masih berdetak Mengobati luka itu dalam dekapan hangatnya Barangkali, ada bayang yang tengah menanti Meski samar-samar terlihat nanar Begitupun harapan kabur Menyakiti nafas yang rapuh Membungkam raga yang sarat dahaga Rindu itu masih ada Menguap didalam rongga jiwa Sajak Kenangan – oleh Mosdalifah fb: […]

Puisi © 2015