Tag: Lulu Meilinda Mulyono

Mati Rasa – oleh Lulu Meilinda Mulyono

Advertisement Kaca tilas telah pecah Berkeping sisa-sisa panah Hati tersayat terlanjur patah Darah terbeku kehilangan arah Air menyapu sisa darah tadi Tiada musik hari ini Kamu harus merasa sepi Jika jiwa tak sanggup dimaki Ambilkan kain kosong itu Isilah dengan guratan kalbu Tetapi jangan mengaharu biru Biarkan saja garisnya menyatu Lihat indahnya kepingan mawar Hati-hati […]

Rasa Terlupa – oleh Lulu Meilinda Mulyono

Aku terpaku oleh sosok hawa Tersenyum manis laksana senja Indah matamu dibalik kacamata Tak berpaling walau sementara Aku memasuki ruang gelap Dimana hanya namamu gemerlap Kilau itu hanya sekejap Melangkah pergi tinggalkan asap Asap kenangan menertawakanku Debunya hilang bersama pilu Melihatku yang terlampau kacau Apakah apinya tetap terpaku? Aku sentuh lipatan buku Memandang sosok tak […]

Ketika merpati berpijak – oleh Lulu Meilinda Mulyono

Hujan.. Butiran airnya menyentuh sukma Dinginnya menyelimuti relung hati Apa kabar senja? Masihkah aku berarti? Ingin kutemui senja itu Disaatku terbelunggu Namun kini apa dayaku Purnama hanya sanggup menunggu Ku duduk dipenghujung waktu Terfikir senjaku kala itu Serpihan memori enggan untuk enyah Tubuhku candu akan kasih Menciptakan sejuta kisah Seakan aku selalu lari Menyakiti.. Memijak […]

Puisi © 2015