Untuk apa Mencintaimu – oleh Abdul Salam

Aku tahu betapa kau mencintaiku. Kaupun tahu bahwa aku begitu menyayangmu. Semuanya kemudian tiada artinya. Akibat penolakan orang tuamu. Entah apa alasan mereka. Katamu demi cintamu padaku. Kau rela melakukan apa saja. Terbuang dari keluarga sekalipun. Jangan, jangan lakukan itu. Perjalanan masih panjang. Dengarkan kata orang-orang bijak. Cinta saja tidaklah cukup karena. Cinta yang tidak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sekedar kau Tahu – oleh Abdul Salam

Temanku menyukai bentuk matamu. Sipit bercahaya penuh pesona. Dalam setiap senda gurau kami. Menyebutmu gadis dari negeri china. Sahabatku memuji warna kulitmu. Putih mulus bagai seorang dewi. Pada setiap percakapan kami. Menyebutmu gadis dari negeri korea. Kawanku salut pada bentuk tubuhmu. Sedikit berisi nan menggoda. Pada setiap pertemuan kami. Menyebutmu gadis negeri india. Aku mengagumi […]
Baca puisi selengkapnya…