Category: Puisi Penyesalan

Sebuah Penyesalan – oleh Ida Ismara

Advertisement terlalu letih tubuh ini, berjalan menelusuri ribuan detik yang terhampar terlalu enggan kaki ini, melangkah terus tuk meraih dan menggapai sayatan dikulit terasa begitu sakit,sedangkan luka didalam dada terasa kian menganga. lelah…..jiwaku meradang….tak kuasa untuk bertahan kesedihan telah menyelimuti sekujur badan, penyesalan terasa sangat menyesakkan. tak ingin….tiada lagi yang ku inginkan….satu-satunya yang kini ku […]

Menyesal – oleh Ayu Susilowati

Tanda pembatas jalan Menandakan peringatan Kota yang ramai Nyatanya tak senasib dengan rasa dihati Lalu lalang kendaraan Tak sebayang apa yang diinginkan Sudah larut malam Bunyi sirine kereta telah menemani Pada lamunan sepi Membayangkan masa kecil dihati Dulu aku tak sempat Mengumpulkan bekal untuk masa depan Bekal yang harus kukumpulkan Dulu malah menjadi beban Aku […]

Rasa Terlupa – oleh Lulu Meilinda Mulyono

Aku terpaku oleh sosok hawa Tersenyum manis laksana senja Indah matamu dibalik kacamata Tak berpaling walau sementara Aku memasuki ruang gelap Dimana hanya namamu gemerlap Kilau itu hanya sekejap Melangkah pergi tinggalkan asap Asap kenangan menertawakanku Debunya hilang bersama pilu Melihatku yang terlampau kacau Apakah apinya tetap terpaku? Aku sentuh lipatan buku Memandang sosok tak […]

Palsu – oleh Meli Susilawati

Bunga memang indah Harumnya begitu menggoda jiwa Warnanya yang merona Mampu meracuni siapa saja Kupu-kupu kadang tertipu Harumnya nektar bukanlah madu Tapi racun yang membunuh kupu-kupu Ia begitu indah di luar Siapapun yang memandang Tak mampu berdalih mata Tak mampu membuang rasa Tangan yang tak bersalah Menggenggam erat bunga neraka Sungguh indahnya ia Racun yang […]

Tinta Hitam – oleh Reza Fahlevi

Setelah bertahun-tahun ia mencoba Berlari dari mimpi buruk yang telah mengurungnya Ia berdiri kemudian berlutut Menangisi banyak hal yang telah terlewati Kembali bertanya-tanya, di mana cahaya itu Kenapa tak jua kembali Ribuan penyesalan tak mungkin disembunyikan lagi Ia bertanya, “oh Tuhan apa aku berlari begitu jauh sehingga cahaya tertinggal olehku? Atau aku yang telah mengabaikan […]

Puisi © 2015