Category: Puisi Harapan

Untuk apa Mencintaimu – oleh Abdul Salam

Aku tahu betapa kau mencintaiku. Kaupun tahu bahwa aku begitu menyayangmu. Semuanya kemudian tiada artinya. Akibat penolakan orang tuamu. Entah apa alasan mereka. Katamu demi cintamu padaku. Kau rela melakukan apa saja. Terbuang dari keluarga sekalipun. Jangan, jangan lakukan itu. Perjalanan masih panjang. Dengarkan kata orang-orang bijak. Cinta saja tidaklah cukup karena. Cinta yang tidak […]

Sebuah Jalan – oleh Silvia Dwi Pratiwi

Makna dari sebuah kata. Arti dari sebuah ungkapan. Terngiang aku setiap detailnya. Dan kembali ku rangkaikannya. Ku pandangi sekitar mata. Pejamkan mata untuk mengingat masa. Menekan batin membuka hati. Akankah bisa kau tuntun aku? Bila kini jalan menjadi arah. Ku tapaki langkah mimpi. Gerutu gerogoti detak otakku. Aku telah sampai? Sebuah Jalan – oleh Silvia […]

Bayangan Semu – oleh Rahma Dianti Wulandari

Angin membuatnya tenang sejenak Ditengah huru-hara yang ia hadapi Menyibak lembut seolah merasakan Perih yang tertinggal cukup dalam Sekeping hati berharap kepada embun Untuk membasahi hatinya Agar tak terlalu kering rindunya Agar sedikit basah perasaannya Tentang hasrat yang ia pendam Tentang sebersit luka yang tertanam kuat Hingga tak kuasa ia mencabutnya Masih menjadi misteri dalam […]

Sendiri – oleh Fajar Janu Subekti

Aku sendirian Berada dikota yang tak kuketahui Kota yang tak pernah terlelap Walau malam telah datang menyergap Aku sendirian Menatap langit dengan penuh keyakinan Jauh dari sentuhan keluarga Hanya untuk menggapai impian Menyusuri setiap jalan yang penuh rintangan Melewati kerikil-kerikil tajam bahkan batu-batu besar Sampai ku terseok-seok menahan rasa sakit Tanpa ada yang memapah Aku […]

Ini Milik Kita – oleh Ayu Susilowati

Gunung yang ada di Krakatau Adalah bagian dari negara ini Selat Karimata yang ada Diperbatasan pulau Sumatra Dengan Kalimantan pasangannya Ialah bagian selat kita Kita ini bangsa mana Kalau kita tak mau melestarikannya Ini muka mau taruh dimana Bila bangsa punya budaya Milik negara lain juga punya Kita malu untuk apa Negara sudah jelas predikatnya […]

Bunga cahaya – oleh Dion Apriandi

Terbesit karangan cerita hidup Kemilauan bak emas murni Bertaburkan cahaya bintang Tanpa gelap yang menyakiti Sekuntum bunga cahaya Kutanam untuk sinari hatimu Kala engkau sedang gundah Kala engkau sedang kesepian Seolah antara siang dan malam Hanya ceritamu jadi problema Seiring tumbuhnya masa Secercah mekarnya kuntummu Hanya elok rupa wajahmu Dan hati bertuliskan namaku Kutunggu engkau […]

Puisi © 2015