Muara Cinta – oleh Sahrul Umami

Ketika cintaku mengalir apa adanya Mengikuti arus deras kian terjal Tetap saja, muara cintaku padamu Mengapa? Karena Tuhan menciptakan muara cintaku Bukan dia atau siapapun, tapi KAMU! Muara Cinta – oleh Sahrul Umami Fb: Sahrul Umami (syahruelumam@ymail.com) IG: sahrul.umam Desa Banyu Asih Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang-Banten
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta – oleh Risa Wahyuningrum

Cinta membuatku tertawa Seakan aku trgoda olehnya Begitu sulit ku percaya Dan jadinya hanya saling tatap mata Cinta mengalir seprti darah Yang di dalam tubuh manusia Merasuk di jiwa seperti kupu-kupu Yang melayang di udara Denyut nadi terasa berhenti Tanpa kau disini Terkadang derai air mata jatuh dengan perlahan Entah resah dan gelisah yang tertancap […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kepergiaan Seorang Kekasih – oleh Riyana Aditya Cahyani

Di hening malam yang sepi Hanya bulan dan bintang menjadi saksi Ku buka buku diary Ku tulis sebuah kata Melalui goresan pena Sebuah kata yang tersimpan Sebuah peristiwa yang kualami Berlinang sudah air mataku Kau pergi meninggalkan ku Tiada yang bisa lakukan Hanya tangisan ibumu yang ku dengar Hanya duka yang kurasakan Saat kau pergi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta yang terselimut Rindu – oleh Syukur Nur Muhammad Daulay

Semua datang begitu saja, lalu entah lenyap kemana, apakah ini rasa yang didewa-dewakan, yang dapat membisukan dan membutakan, beginikah rasanya? Lantunan detik jam tak kunjung berhenti, rindu mengutuk waktu, hingga lama terasa, dan dingin menyelimuti, beginikah rasanya? Kini aku mengerti,,, Inilah Cinta yang terselimuti oleh Rindu… Cinta yang terselimut Rindu – oleh Syukur Nur Muhammad […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta terpahitku.. – oleh Kuswatun Hasanah

Dalam bekas rindu yg masih menapak.. aku memorikan dirimu sebagai senjaku.. mengantar cahaya menuju peraduannya.. hitam yg kini menjaring hati.. lama sudah aku menunggu kabar bahkan cinta yg sempat kau berikan.. lama hingga hati terasa kelabu.. benar saja,surat rindu yang kukirim setiap malam.. kau balas dengan gandengan dan cincin melingkar indah di jarimu.. bukan denganku,tapi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pengagum Rahasia – oleh Vita Sari

Teruntuk dirimu yang terindah Sebuah nama namun dengan makna yang tak terlukis Nama yang selalu tak asing ku ucap hanya dalam doa Di dalam sepinya waktu tidak pernah jeda aku merajut rindu di jiwa Di dalam sunyi-nya lara tak pernah luput aku rasa hal yang tak seharusnya ada untukmu Bahwasanya akulah pengagum mu Dibalik tabir […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rasa yang Bisu – oleh Meli Susilawati

Teriak sunyi didalam kalbu Memanggil cinta yang dirindu Andai ia benar-benar tau Tentang cinta yang membisu Mungkin saja hati yang lusuh Akan segera terbasuh Oleh harapan yang tumbuh Dan rasa yang berlabuh Tunduk wajahku.. Adalah satu kesabaranku Diam mulutku.. Adalah rasa yang terpaku Senyum tulusmu yang getir Cukup mampu membuatku berpikir Mungkinkah rasaku ini benar […]
Baca puisi selengkapnya…