Category: Puisi Romantis

Ku ukir – oleh Riki Yakop

Advertisement Ku ukir namamu dihatiku, Ku lukis wajahmu dianganku, Ingin rasanya aku, Mengatakan…bahwa ku cinta kamu. Gunung kan kudaki, Lautan kusebrangi, Hanya satu ingin dihati, Dikau terima cintaku ini…. Ku ukir – oleh Riki Yakop Jl.karangpalu blok penanggul RT. 007 RW. 003 Ds. Bongas Kec. Bongas Kab. Indramayu Kodepos 45255

Dalam Diam – oleh Yon Yatha

Ingin mengatakan cinta Tapi… Aku pendam itu semua Panah cinta yang ku rasa tersimpan dalam relung jiwa aku cukup bahagia memandang senyum yang mengembang di bibirmu yang membuatku terdiam dan terpaku aku selalu berharap mendapatkan celah-celah simpati namun itu hanyalah sebuah imajinasi. Dalam Diam – oleh Yon Yatha TUMBUH MULIA, Fb: Kakak Yon Advertisement

Hatiku Sama Sepertimu – oleh Eri Rifai

Ketika hatiku bersammu Aku selalu merindu Aku selalu mencintaimu Bahkan sepanjang detik bahkan waktu. Aku menyayangimu Kau menyayangiku Aku rindu kamu kau merindukamu aku memimpikanmu saat itu bintang pun bersinar padaku merindu siang dan malam hanya untumu hanya untuk kerinduanku padamu. Hatiku dan hatimu adalah satu Saling menyayangi dan merindu Hatiku dan hatimu adalah satu […]

Dirimu adalah Malaikat – oleh Galuh Idam

Diri mu… Bagaikan malaikat bagi ku… Malaikat yg selalu ada di samping ku… Dan di dalam hati ku… Hari-hari ku indah… Ketika dirimu bersama ku… Melewati pagi, siang, sore, dan malam… Senyum yg indah… Bagaikan bulan sabit… yg selalu menerangi jiwa dan pikiran ku… Dirimu adalah Malaikat – oleh Galuh Idam

Cinta Terakhirku – oleh Hanifah

dalam keheningan malam sulit bagiku untuk memejamkan mata ini. teriakan suara dalam hatiku,slalu menyebut namamu , tiap nafas yg ku hela,menghembuskan nmamu . kau slalu sja hadir tanpa d minta kau begitu indah, kau hadir di saat aku berpikir tidak ada lagi yg bsa mencintaiku, perhatianmu yg selalu hadir disetiap hari yang ku lewati membujuku […]

Sesingkat Kata Malam – oleh Brian

Mungkin aku harus belajar banyak dari pelangi, agar aku bisa membuat hidupmu berwarna lebih dari siapapun, Terkadang aku iri pada matahari, karena ia selalu menerangi hidupmu dari terbit hingga terbenam bersama senja yang hilang, namun ketika cahayanya tertutup awan aku selalu menebar senyum untuk menerangi hatimu, walaupun hujan datang bersama kegelapan malam aku siap menemani […]

Puisi © 2015