Untuk Cinta – oleh Jiankhanna

Tanyalah ini tulisan apa? Ini tulisan tentang jatuh cinta Tanyalah ini untuk siapa? Pasti kau punya kaca.. Kali ini hatiku berkata Aku jatuh se jatuh-jatuhnya Pada cinta yang se cinta-cintanya Coba masuk ke dalam hatiku Menjeritlah disitu Suara mu pasti menggema panjang Sebab disana hanya ada kau seorang Ah sudahlah tulisan ini ku akhiri saja […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dear my love – oleh Tiara Gayatri

Lentera itu datang Menghapus redupku Menerangi hatiku yang hampa Menerangiku dengan sejuta cahaya cinta dan kasih sayang Ku ingin selalu begini Berjalan bergandengan di bawah sinar rembulan Di bawah cahaya bintang Yang selalu bersinar terang Tak ada takut, tak ada resah Saatku bersamamu, cintaku Hanya gembira, canda dan tawa Yang selalu kau bawa Aku bersyukur […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tak sengaja mencinta – oleh Rani Fatekha

Matamu memikat Senyummu memikat Bohong jika tak terpikat Detak jantungku yang terikat Tanpa tak harus memiliki Tanpa sengaja ku mencintai Maaf jika aku tak sempurna Maaf jika aku tak bisa bedakan Rasa dan bercanda Maaf jika aku mencinta Ikhlas jika kau tak cinta Tak sengaja mencinta – oleh Rani Fatekha fb: ranni omoshiroi kawaidesu kab.pekalongan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Untuk Sebuah Nama – oleh Ida Ismara

Ketika mimpiku berbunga rindu Sayap asmara memeluk jiwa Terbuai alunan merdu merayu Dawai cinta mencumbu mesra Benih-benih kasih bermekaran Harum mewangi membius angan Lamunan melayang tinggi diawan Bercumbu bersama bayang-bayang Untuk sebuah nama Yang terukir indah di lubuk jiwa Yang kini bertahta di singgasana Ingin kulukiskan seluruh rasa Yang membahana dalam gelora Untuk sebuah nama […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Di Atas Senja – oleh Nursita

Wajah semu yang terlihat samar Ku pandang tak henti ku bertanya Suara ilusi yang terdengar lirih Ku rasa seperti aku mengaguminya Meski tak ku ketahui cerita tentangnya Aku bisa merasakan kehadirannya Ku ukir segala yang kurasa melalui pena Sebuah sketsa tuk mengenalnya Aku menemukanya di dalam senja Bayangan dirinya seolah berucap salam mesra Aku menunggunya […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Melati Taman Mimpi – oleh Husni Maulana

tatap yang menyemai kasih paras yang menjemput rindu sayup derai rima yang teratur kau kah itu? pesona harummu tak luput, dari mata batinku yang lapar belai malam sejuta sajak mekar di taman tebar wangi merasuk nafas pujanggaku dan melati itu, kaukah? dalam bait temaram yang tak usai lelap aku berselimut mimpi-mimpi Melati Taman Mimpi – […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sakura mekar – oleh Tiara Khoirun Nisa

Melirik pada satu arah Aku terpaku Berdegup yang kencang Bagai angin tornado Merona aku menatapnya Bagai sakura mekar Terus berkembang Dan menjadi amat elok Meluap kerinduan tak terbayangkan Hanya menatap Dan cintaku bersemi Tak ingin jauh Tetap tegak Mengagumi dirinya Yang buat aku bergetar Dalam kalbu ku bertanya Begini ini Cinta? Atau aku ini melodrama […]
Baca puisi selengkapnya…