Category: Puisi Berpisah

Tempatku bukan ruanganku lagi – oleh Brigitta Olvi Dwi Andani

Advertisement Kita kenal untuk yang pertama kali Mencoba untuk saling mengerti Meski masa itu butuh waktu yang lama Tapi kita tetap mencoba untuk berusaha Mencoba menyatukan perbedaan Menghilangkan sikap keegoisan Mengkolaborasi kan suka dan duka Dan meluangkan waktu untuk bersama Putaran waktu begitu cepat Mengalahkan rintikan hujan nan deras Bahkan seperti angin begitu saja lewat […]

Pasrah Kau Tinggalkan – oleh Mosdalifah

Sebuah alasan melepaskan setelah sekilas kau baca dalam angan Ia tidak berdetak,atau malah enggan Serupa dengan ada namun tiada Kau relakan,ia menghilang tanpa ada sesal dalam kata Kau tersenyum sempurna membias wajah sang purnama Sampai kini ada batas dan jeda Muram wajah bagaikan malam yang terhanyut sepi membekas dalam ingatan yang terbawa mimpi Terlampau jauh,hadirmu […]

Bisikan terakhir – oleh Ida Ismara

Berlalu….. Semua telah pergi Dengan membawa segala Yang pernah ada Hati ini Rasa yang tersisa Hanyalah sebuah kehampaan Yang menyiksa Janganlah kau sesali Semua yang seharusnya terjadi Hembusan angin menerpaku Dengan berbisik merdu Jangan lagi ada…. Kehancuran jiwa dan rasa Begitu banyak jalan yang bisa kau tempuh Demi menggapai semua Yang ingin kau rengkuh Bisikan […]

Sekedar ku meminta – oleh Ida Ismara

Sekedar ku meminta Janganlah engkau lupa Kenangan yang telah tercipta Adalah kenangan bahagia Walaupun engkau jauh Lepas dari hidupku Hasrat hati selalu tersentuh Karena ada rasa rindu Tak akan ku lupakan Indahnya cinta yang pertama Akan selalu terbayang Kasih sayang kita berdua Hapuskanlah rasa duka lara Lupakan bahwa kita berpisah Hapuskanlah derai air mata Ku […]

Metafora Awal Kembara (Sepilihan Larik dari Puisi-Puisi Penyair Indonesia Eksil)

Melempar pandang, dan tangan menggapai, aku ayunkan langkah menuju utara. Burung melayang bebas tiada gundah, dan musim gugur menghias wajah tanah rendah. Aku tertegun pada bumi ini, aku menengadah menatap jauh, senja terdampar di langit biru, padaku permulaan dari yang baru. Kutinggalkan kau ketika embun menentang matahari pagi, kugenggam segumpal harapan di balik kenangan tahun-tahun […]

Puisi © 2015