Karunia Terindah – oleh Cut Ashifa Sawallida

Advertisement

Malam ini sangatlah sunyi
Diriku duduk termenung di halaman
Sambil menatap gelapnya malam
Malam yang sangat sepi
Tanpa dihiasi bintang-bintang

Kemudian datanglah seorang wanita
Ia membelai kepalaku
Ia mengecup keningku
Ia memelukku dengan erat
Sehingga membuat
Malam ini dipenuhi bintang-bintang
Yang berkerlap-kerlip sangat indah

Dialah ibuku
Orang paling kucintai
Sesuatu yang paling berharga dalam hidupku
Aku tak bisa lahir tanpanya!
Aku tak bisa hidup tanpanya!

Dialah Ibuku
Malaikat tanpa sayap
Karunia paling indah dalam hidupku
Dialah pahlawan hidupku yang paling berarti!

Setiap hari aku memanjatkan doa
Agar Ibuku tetap disampingku selama-lamanya
Ya tuhan… janganlah kau ambil dulu nyawa ibuku
Aku belum bisa membahagiakannya!
Aku belum bisa membuatnya tersenyum!
Aku belum bisa membuatnya menangis haru!

Walaupun aku tahu
Aku pernah membangkang padamu ibu!
Tapi aku tetap menyayangimu
Selama-lamanya
Terimakasih Ibu….
Aku sangat mencintaimu

Karunia Terindah – oleh Cut Ashifa Sawallida
Kota Padang

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015