Takdir bukan kebetulan – oleh Ulan Fitriani

Advertisement

Pada dasarnya; nantinya kita sama-sama tahu.
Untuk apa kita dipertemukan?
Kita dipertemukan untuk saling mengenal dan memahami rasa, juga saling mencintai yang semata-mata hanya karena ridho-Nya dan hanya untuk-Nya.
Dan ini adalah kodrat, takdir yang bukan kebetulan.
Kita akan bercerita tentang masa lalu tanpa kata pencemburuan, dan hal itu diganti dengan gelak tawa yang kita cipta akan sebuah cerita suatu masa penuh cinta.
Tak cemburu, bukan tak cinta. Hanya saja, yang kita sedang jalani adalah masa sekarang agar mendapatkan masa depan yang cerah.
Biarkanlah kita saling dongeng-mendongeng, bernostalgia pada masa lampau yang mengundang reaksi.
Kita dipertemukan tidak hanya untuk bersama, tapi juga dengan bertukar cerita, bertukar pengalaman karena kita saling mengisi, tak perlu takut akan kekurangan-kekurangan yang kita miliki karena kita saling melengkapi sehingga kekurangan itu tertutupi.
Kita tak perlu takut kehilangan cinta kita.
Sebab tanpa kita berdua, tak ada yang namanya cinta.

Takdir bukan kebetulan – oleh Ulan Fitriani
Ulan Fitriani (Facebook)
@ullanfitrian1 (Twitter)

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015