Awal kerinduan dan doa – oleh Agung Wahyu Jatmiko

Advertisement

Tahun yang berganti tanpa henti
Membangunkan kembali ingatan yang hampir mati
Menyusun kembali puing – puing yang berserakan
Memaksa kesekian kali hati untuk merelakan
Ya… semua tentangmu masih saja membayang

Aku mengingat jumat pagi dan tangis yang terus menghampiri
Juga derai kata maaf seiring keputusan yang kau sesali
Pada hari itu, bukan perpisahan yang menuangkan pilu
Namun tiada kesempatan bertemu denganmu membuatku haru
Sedetikpun setelah itu, tak pernah aku melihat wajahmu

Aku tak pernah menangisimu dibatas senja
Apa lagi menanyakan kabarmu di pagi buta
Walau terlihat konyol aku hanya ingin melihatmu bahagia
Melihat kembali senyummu bak surga
Walau bukan lagi aku alasanmu bahagia

Ini bukan tentang “cinta tak harus memiliki”
Namun seberapa kuat aku merelakanmu pergi
Kisah ini pun tak harus diakhiri
Tuliskan kisahmu dalam bait – bait rindu
Jalanku pun tertulis dalam doa yang menjagamu

Awal kerinduan dan doa – oleh Agung Wahyu Jatmiko
https://www.instagram.com/awhyj_/
Sragen, jawa tengah

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015