PUTIH – oleh Siha Muflikhah

Advertisement

terbayang senyum indahmu
diujung senja nan syahdu
saat itu pelangi pengobat rindu
tlah mendekap kepiluan di dada
namun kini tlah musnah
tiada satu senyumpun tampakan mukanya
pelangi itu pergi
pergi tuk selamanya
ketika awan putih selimutinya
dengan dua beberapa tali pengikatnya
“tidakkk…tak boleh…”
teriakku
ketika pelangi itu menghilang ditelan tanah
yang megah
hanya taburan bunga dan doa
disetiap rumahnya
yang kini kulakukan
kuikhlaskan meski hati ini kehilangan
pelangi…
pelangi yang berubah warna
hanya putih…
putih…
itu yang kulihat disepanjang hari

PUTIH – oleh Siha Muflikhah
Siha Muflikhah, Brebes

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015