Senja yang Tak Kunjung Datang – oleh Riris Arianti

Advertisement

Saat ku menatap langit sore ini
Ratapanku tertuju olehmu, kau bagaikan langit yang indah
Kau bagaikan lukisan yang ada di awan, menghiasi hari-hariku
Kau! Bagaikan senja yang aku tunggu disetiap kelelahanku
Disaat aku, ingin bercerita tentang kerasnya dunia ini!
Kau seolah-olah memberikan ku jawaban, melalui dinginnya angin dan manjanya warna di langitmu
Senja?
Dimana kah kau sekarang? Yang selalu hadir di setiap keluh kesahku
Dimana kah kau, yang selalu melindungi ku seperti hangatnya selimut
Senja kau lah ibuku!
Mengapa kau pergi begitu saja? Meninggalkanku dalam kesendirian ini
Mengapa kau biarkan aku, tertiup angin kencang sendiri?
Senja?
Mengapa kau tak kunjung kembali! Untuk menemaniku disini
Apa……..??
Mungkin, memang tempat terbaik mu ada disana?
Ibu?
Mungkin saat ini aku hanya bisa melihatmu melalui indahnya senja disore hari.
Kau akan terus menjadi senja sebelum malam tiba
Kau akan terus hadir sebelum kegelapan hadir
Kau akan terus menjadi lukisan di awanyang indah
Ibu?
Mungkin, senjaku…… memang sudah tak kunjung datang lagi…

Senja yang Tak Kunjung Datang – oleh Riris Arianti
Semarang, Jawa Tengah

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015