Mentari – oleh Rival Rinaldy

Kau kembali datang menyapa
Kilau sinarmu menatap manja
Membelah tebalnya embun pagi
Memeluk,hangatkan tubuhku mesra..
Nyaman..tulusmu sungguh kirasakan.

Makin lama makin hangat
Meski mendung kian menjerat,
Namun hangatmu tetap kudapat.
Semakin hangat
Bertambah hangat..
Kurasa begitu dekat.

Mentari.
Meski tak setiap saat,
Hangat pelukmu kan tetap melekat.

Mentari – oleh Rival Rinaldy
Jakarta

1 Comment

Add a Comment
  1. mentari tak selamanya membrimu kehangatan…
    ingatlah jika mentaripun bsa lelah menghangti siapapun yg dlu pernh menykitinya .. yg dlu tk menghraukn chyanya yg menawarkn sjuta kehangatan..
    #MATAHARIKU YANG KINI TLAH HILANG OLEH SAPUAN LUKA MALAM..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015