Tentang Si Pembual – oleh A. Raihan

Adalah hati, Tuan
Aku merasa dengan hati
Kala mata mendusta
Dan telinga pun tak ubahnya

Adalah jantung, Tuan
Aku mencicip dengan jantung
Meski tersembunyi dari dunia
Meski detaknya kerap melompat satu, dua

Adalah lidah
Si kaca patri indah pada gedung termegah
Si beling menusuk pada tumpukan sampah

Tuan, pahami itu

Tentang Si Pembual – oleh A. Raihan
Bogor

Updated: January 4, 2016 — 8:10 pm

2 Comments

Add a Comment
  1. mantab, suka dengan kata2 nya

  2. A. Raihan, kamu HARUS sering mengirim puisi-puisi kamu di loker puisi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015