Manis namun tak bertuan – oleh Sky Shucaya

Nyanyian sumbang pun terdengar lagi melewati waktu yang rapuh,
gitar-gitar usang berdawai memotong lamunan,
hatiku bergetar menembus awan gelap ketika kau memanggil,

Kau memintaku beranjak dari telaga tempat bermandikan harapan,
sudah lupa ingatanku tentangmu.
Tapi kau mengulang cerita lain,
menyuguhkan jamuan manis pagi-pagi.
ketika terbangun dari sundutan api malam.

Sampai kali ini ada rindu terlantar,
bukankah cinta telah pamit dariku,
karena ada nyanyian tak bertuan.
sangau tak berirama.

bagaimana nasib diri menjadi tak bisa tertebak,
seolah mencabut sembilu di dalam daging.

karya: Sky Shucaya

Updated: March 26, 2014 — 9:07 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015