Untukmu Ayah – oleh Nurhidayah

Kaulah tulang Punggung Keluarga
Kau banting tulang demi kami
Kau peras keringatmu demi kami
Kau tak pernah meminta imbalan
Disaat matahari pagi belum terbit
Kau bergegas mencari nafkah
Dan saat matahari terbenam
Kau pulang membawa kebahagiaan
Rasa sakit kau rasakan
Tapi kau selalu tersenyum didepan kami
Sungguh kasihan kau Ayah
Kau sebagai pelita disetiap langkahku
Yang menerangiku setiap saat
Akan ku berusaha dan berdoa
Agar kau bahagia dimasa tuamu kelak
Walaupun apa yang kau berikan tidak dapat kubalaskan
Ayah
Aku sering mendurhakaimu
Sebuah kemaafan dari anakmu
Danku berjanji akan membuatmu bahagia
Dimasa remaja dan kesuksesanku kelak

Untukmu Ayah – oleh Nurhidayah

Updated: March 12, 2014 — 7:57 pm

1 Comment

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015