Selaraas Hati yang kian Menyendiri

Advertisement

terpejam mata selaras mentari tenggelam,
gemuruh ombak tak lagi sertai pendengaran,
jemari menari mengikuti suara hati,
mengisi waktu yang semakin sunyi,

bulan bintang lengkapi indah’y malam,
teringat pada waktu yang telah terlewat,
saat hari masih terasa lebih berarti,
dikala hati tak pernah merasa sendiri,

terlelap untuk merasakan mimpi,
sadar pun enggan untuk kembali,
tergerak hati menyadarkan diri,
menyambut pagi tanpa kau disini.

oleh: faridz fauzi iqbal
https://www.facebook.com/faridz.FFI

Advertisement

Updated: November 24, 2013 — 9:37 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015