Terima kasih emak, Terimakasih bapak

butiran peluhmu tak pernah berhenti mengalir
seiring waktu yang juga tak pernah berhenti berjalan
asamu terus merajut mimpi-mimpi demi buah hatimu
risau dan gundahmu terus datang silih berganti
menghiasi raut wajahmu yang makin terlihat lelah
memikirkan terwujudnya bahagia buat anakmu
kasih sayangmu tak pernah lekang
meski kami anakmu terkadang mengesalkan
doa kami haturkan untukmu sebanyak butitran awan
semoga Allah selalu mensejahterakan dan membahagiakan
terima kasih mak, terima kasih pak
ribuan kata tak kan cukup melukiskan kasih sayangmu
ananda haturkan bakti ini semoga Allah meridhai…

by:kamal kacaribu

Updated: July 9, 2013 — 10:00 pm

8 Comments

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015