Tetes Air Mata

Pandanganku gelap kala itu
Hanya memandang fana
Memandang asa

Buah permata samudra
Mengombak lepas pantai
Gemuruh terjangan karang
Selamatkan setetes air mata

Setetes air mutiara
Air turun bukan samudra
Air jatuh bukan surga
Air cipta segalanya
Jidoe ku cipta

Doe, sekali pandangmu…
Mataku meleleh deras
Pekat menghujan di wajahmu
Doe, sekali sentuhmu…
Tubuhku membatu abadi
Keras tapi lembut menghangat tubuhmu
Doe, sekali katamu…
Jiwa lepas tak kembali
Hilang lantas pergi
Doe, ribuan desah ombak sayang padamu…
Bisik kataku, hanyut dalam dengarnya

Tidak kata, tidak bait syair, mereka sirna
Tak indah, tak sempurna, mereka fana
Doe, kau ciptaanku
Kau terindah, kau tempat para sempurna…
Doe, aku menyayangimu bersama air mata
Tetes air mataku

Karya : Kukuh

Updated: January 15, 2013 — 5:18 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015