Jujur dalam hati

Aku berada di hamparan kosong tanpa titik putih
Kuingat saat kau merekahkan…
Keharuman melati di ujung tangkainya
Sewaktu lusuh sekelebat beraian hatimu menemani
Itu seakan memudar dihantam gelombang
Sejak ku terseok menyanding laga sendu
Di kedua pucuk sabit…
Diantara ranting tak berdaun
Dan dihangatkan jabatan awan tak bertuan
Aku menyusur decak salju…
Yang mulai kuuapkan
Ya
Baru sekelumit terlintas
Dia merona iba…menangis
Menumpahkan air mata dalam bara siang ini
Cobalah tau akan waktu yang tak mungkin gempar lagi
Sepatah mutiara muda yang kutitipkan padamu
Tandanya telah membengkokan hatiku…

Puisi ini karya : Talitha J.I (SMAN 1 GIRI Banyuwangi)

Updated: December 11, 2012 — 8:44 pm

1 Comment

Add a Comment
  1. Tetaplah tersenyum meski hati menangis …

    Tetaplah tegar meski hati rapuh..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015