Seperti Bukan Sahabatku

Kita selalu bersama.
Sedih, sunyi, canda, tawa kita lewati bersama.
Kemana-mana bgaai tali yang telah diikat kuat, yang tak dapat dilepaskan.
Kau hibur aku disaatku gundah dan kuhibur kau dsaat kau merasa galau.
Kita saling melengkapi satu sama lain.

Tapi berbeda.
Berbeda pada saat itu.
Pada saat waktu tak berpihak kepada kita.
Kau dan aku terpisah.

Dan akhirnya.
Akhirnya kau meninggalkan aku dengan sosok bayangmu.
Bayangmu yang tak tau dimana tubuhnya.
Yang sekarang sudah tak mempunyai hati dan perasaan.
Seperti bukan sahabatku.

Karya: Wika Dewani

Updated: November 19, 2012 — 8:26 pm

2 Comments

Add a Comment
  1. mantep puisinya, ijin mw ngopi

  2. segala sesuatu bisa di perbaiki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015