Kami Yang Terlupakan

Kami kini terbaring lemah
Tanpa bisa berkata-kata
kami terdiam,kami bisu
namun sanubari berkata

Kami sama seperti kalian
kami pernah bernafas
kami telah tinggalkan kefanaan
menuju surga kekal abadi

Kalian bebas karena peluh kami
kalian merdeka karena darah kami
kini kami hanya ingin berkata
ingatlah kami yang renta ini

Kini hanya satu permintaan kami
lanjutkanlah perjuangan kami
kami telah usai
kini adalah saat kalian

puisi ini karya: Yehezkiel Diantoro

Updated: May 2, 2012 — 4:21 pm

2 Comments

Add a Comment
  1. Thank you smua buat support dan like maupun tweetnya(:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015