Pertemuan Adalah Takdir, Perpisahan Adalah Pilihan yang Telah Digariskan

Kembali ku buka lembaran
kenangan yang dulu pernah kau
beri,
ku baca dan telusuri tiap lekuk
indah goresan yang kau toreh,

kini,..
Ku nikmati indahnya
tenggelam dalam dalam lumpur
masa lalu,
ingin teriak dan memaki
semuanya…

kau,
dia,
dan mereka,..

hingga akhirnya ku sampai pada
satu halte yang kelabu, senyap
dan tak berpenghuni,.

sepi,..

samar kulihat kau terkapar
bersimbah darah kasih sayang,
pelan namun pasti, ku melangkah
meninggalkan bongkahan
ragamu yang tercabik belati
kataku,
bangkit,
atau terkaparlah
selamanya !!!

By,hermandstk
Stk,0712011

Updated: March 21, 2012 — 2:36 pm

2 Comments

Add a Comment
  1. Mantap….. kapan2 saya share ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015