DIATAS SATU TANAH KITA BERDIRI

Pada setapak kehidupan ketika kau bersedih
Senandung cerita lirih hati yang tak bertepi
Pada dimensi sajak pagi yang terlalu dini

Ketika kesepian menjawab renta malam
Tanpa angin semilir hidup dan sebuah kalimat
Munkin pada harapan ketika jiwa harus tetap berdiri
Membelai hidup memerlukan terima kasih

Maka, Maafkanlah

=

By. Ironi Bisu

Updated: March 15, 2012 — 1:08 pm

1 Comment

Add a Comment
  1. Terima kasih sudah mempublikasikan puisi ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015