cinta abadi

Setiap sudut mata memandang
hanya kegelapan yang terlihat
tiada seberkas sinar
untuk menerangi kehidupan

Ketika ku bertanya……….
mengapa ini yang harus terjadi
semua tetap ku jalani
walau hati hendak berontak

Pada kesunyian malam
aku menangis……..
kemana semestinya harus melangkah
agar hidup lepas dari kesesatan

Kerinduan ku pada Mu
begitu menggebu dalam jiwa

Tuhan……
berikanlah kesejukan
pada detak jantung
disetiap aliran darah pada nadi

Ya Rahman……..
beri kasih Mu
pada hembusan nafas ku
semakin mendekati Mu
semakin kuat cintaku
karena…..Engkaulah Cinta Abadi ku
sampai berpisahnya jiwa dan ruh dari jasad ku

# Pujangga Kelana # 16/02/2012

Updated: February 16, 2012 — 4:16 pm

5 Comments

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015