memang ada

ku tahu kau menunggu
hadirku tuk merangkuh tanganmu
maaf dariku
yang selama ini terlunta lunta
terus membiarkan nya begitu saja
yang mungkin lambat laun
buat kau kecewa dan sakit

mungkin kau berfikir
ku selama ini berpura pura
dalam hati ini bohong adanya
mohon maaf dariku
atas keraguan dan kecewa mu
sungguh desar desir suara yang kau dengar
memang tak salah adanya
memang engkaulah yang ku pilih
memang engkaulah yang ku nanti

Updated: October 10, 2011 — 10:07 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015