Penyesalan yang Terlambat

Tak tau harus lari kemana
Seluruh jalan ransanya telah tertutup
Kaki pun seperti beku
Ingin berteriak
Tapi mulut sulit untuk dibuka

Menyesal aku melakukan hal yang menyimpang dari tiang agama
Ku ingin mertaubat tapi sudah terlambat
Tubuhku terkubur di dalam tanah
Dan roh ku telah menghadap-Nya

Ku ingatkan wahai sahabat
Bertaubatlah dari sekarang
Jika tidak kau akan menyesalinya
Jangan contoh perilakuku ini

Puisi ini karya: Vallen

Updated: July 18, 2011 — 12:32 pm

1 Comment

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015