Senandung rindu

Advertisement

Senandung rindu dalam kalbu
mengiang mendayu-dayu
bagaikan pipi di gores sembilu
rasa ngilu tiada mnentu

sampai kapankah aku terbelenggu
dari himpitan perasaan yang mengganggu

siang dan malan aku menjerit dan menangis
tapi tanpa suara apa apa . .

habis sudah air mataku
habis sudah harapanku

namun ku temukan setitik cahaya
ku tmukan pula setetes air kehidupan

yaaa Allah yaa tuhanku
hanya kepadaMulah aku menyembah
dan hnya kepadaMulah aku meminta pertolongan .

karya : Imam Fadly

Advertisement

Updated: March 20, 2012 — 12:56 am

3 Comments

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015