teruntuk kau yang jauh disana

Advertisement

Langkah ini tak akan berhenti meski duri tajam telah menanti.
Hujan air mata tak akan membasahi jiwa yang telah layu.
Waktu terus berlalu bersama ribuan kisah,
yang kini tengah kurobek disetiap halamannya.
Bukan, bukan aku membuangnya.
Aku hanya menikmatinya untuk sesaat,
lalu akan aku simpan kembali dilaci kenangan.
Kau tahu?
Sudah kujejalkan semua hingga tak tersisa.
Tapi kau tahu apa?
Tak ada yang membuatku terkesima,
hingga ku harus terus merobek halaman demi halaman
dan aku tahu, itu tak akan berakhir.
Salam hangat,
Catatan kelammu.

Karya;Esa Pelangi Senja

Advertisement

Updated: January 22, 2012 — 5:55 am

6 Comments

Add a Comment
  1. Sahabat ku’
    Seberat apapun masalahmu’sekelap apapun beban hidupmu’
    Jangan pernah berlari darinya,ataupun bersembunyi
    Agar kau tak Alan bertemu dengannya atau
    Agar kau bisah menghindar darinya karena sahabat,?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puisi © 2015