Bukan milikku – oleh Yustitania Nurul Hikmah

Sepasang mata ini Mata yang ku gunakan untuk melihat Bukanlah milikku Sepasang kaki ini Kaki yang ku gunakan untuk melangkah ke depan Bukan pula milikku Sepasang lengan ini Lengan yang ku gunakan untuk berbuat baik Sama sekali bukanlah milikku Semua ini,semua yang ada di tubuh ku Semua yang kugunakan,semua yang ku kenakan Tak ada satupun […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Alam – oleh Yustitania Nurul Hikmah

Hijau menghampar luas nun jauh disana Bening,tenang bagai cerminan alam Menghampar luas tak segan segan Tak takut dengan apapun,siapapun Semilir angin menyejukan hati Gemericik air mengalun indah Bunga bermekaran anggun Burung berkicau benyanyi riang Pohon bergoyang Menikmati nyanyian alam Sungai mengalir tenang Mengikuti ketenangan alam Indahnya alam.. Ciptaan tuhan yang maha kuasa Semua tercipta dengan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pelangi – oleh Yustitania Nurul Hikmah

Pelangi… Warna mu menghidupkanku Warna mu mencintaiku Warna mu menginspirasiku Warna mu menghiasi hariku Pelangi…. Kau menyimpan bnyak cinta Kau menyimpan sejuta warna Kau menyimpan sejuta kasih sayng Kau menyimpan banyk cahaya Pelangi…… Kau mewarnai dunia ku Kau menghiasi cintaku Kau ada dlm setiap nafasku Kau begitu berarti bgiku Pelangi…. Kehadiran mu dinantikan dunia Kehadiran […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Apakah ini cinta – oleh Yustitania Nurul Hikmah

Sorotan matamu tajam setajam pisau Suara tawamu merdu semerdu kicauan burung Seyumman mu manis bagai lautan madu Hitam matamu lembut membuat ku nyaman Canda dan gurauan mu selalu membuatku tertawa Pertanyaan mu membuat ku pusing Siapakah dirimu Dirimu yang berani membuat ku jatuh cinta Siang malam banyang mu menghantuiku Di dalam memoriku hanya ada dirimu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Teman – oleh Yustitania Nurul Hikmah

Teman adalah kaki Kaki yang selalu menopang tubuh ini pada saat jatuh Teman adalah tissu Tissu yang selalu mengusap air ini mata pada saat menangis Teman adalah air air yang selalu membasuh tubuh ini dari kenangan buruk Teman adalah api Api yang selalu menghangatkan tubuh ini dari kenangan yang beku. Teman adalah angin
Baca puisi selengkapnya…