Gugur – oleh Yunisa Putry

Kini angin telah membeku…. Bersama segenap waktu yang perlahan menahan ku… Dan dentingan jarum yang mengarahkan waktu mulai mampu meraih langkahku.. Aku mulai mampu menyepi diam… Untuk apa Tuhan menciptakan langit harus tinggi dan biru…? Dan untuk apa ku harus menantimu…? Dan seharusnya aku berlalu dari semua tentangmu… Karena aku hanyalah setitik warna nan pudar… […]
Baca puisi selengkapnya…