Tumpahan Tangis dan Luapan Hati – oleh Yuniar Ambarsari

Bulan menyapa dengan lepaskan cahaya dari ikatan malam Meraba tangis merasuk dalam dada Memeras empedu dekat jantungku Dengan meminta jantung menjadi tumbalnya Langit semakin menghitam Terasuk jiwa terendam lara Kau tertawa renyah dengan kebahagiaan Sedangkan aku ?? Aku di sini tertawa sendu tangis Dengan kebahagiaan yang pahit bagai empedu yang sudah terperas Aku melihat dan […]
Baca puisi selengkapnya…