Andai Kau Tau – oleh Yudha Satria

seperti mimpi saat aku melihatnya. Seperti bukan nyata saat aku kengealnya. Sepertk khayal saat ku melihat senyumnya. Dan seperti lengkap semua tawa ketika ia ku pinta,dan ia pun menjawab *iya* andai kau membacanya,jemari ini tak ingin lagi mau berkata,karena apa yang menjadi cahaya mutiaranya kini tengah terbaring lemah disana.
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku ,Kau & Dia – oleh Yudha Satria

Aku pikir orang Sepertimu itu tertutup dan merasa benar, Tapi setelah kenal kamu, aku melihat kedamaian, aku bisa merasakan kalau kamu memang orang yang memberikan kedamaian, Lewat sikapmu, Kamu membukakan tetang segalanya, Kejujuran, Ketulusan, Sikap rendah hati tapi tidak pengecut ,Kamu juga mengajari kalau manusia semuanya sama haknya,tidak LakiLaki, tidak perempuan.
Baca puisi selengkapnya…

 

Terima Aku, Tuhan !! – oleh Yudha Satria

Cahaya kasih-Mu Tuhan , Aku .. Aku .. Aku … Aku adalah sebongkah daging busuk ! Darahku lepuhan nanah ! Aku hina di hadapan-Mu Tuhan .. Hina ! Aku bukan lagi malaikat kecil tak berdosa yang dulu Ngkau titipkan ! Kini Aku seseorang yang banyak berlumuran Dosa ! SeringNya Aku banyak mengabaikan perintah-Mu. Menolak Taqdirku. […]
Baca puisi selengkapnya…