Kemanakah C.I.N.T.A (?) – oleh Yuda

Mula dari benih bernama ketulusan Tersemai dengan rawat kesabaran Dengan indah rupa bentuk mengikuti alur cahaya Waktu.. waktu.. mengubah arah tujuannya Tak seelok yang terbayang di pangkal Bilur yang tersirat menyeman asa Kala angin tak selamanya jadi sahabat Hanya iman yg tersimpan jadi tabiat Tumbuh sendiri dalam kegelisahan Memandang luas hamparan kemunafikan Langit tak lagi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sayap Patah – oleh Yuda

Still Fly With a Broken Wiings Pagiku tidak lagi terhias bulir embun Siangku hanya terpapar wajah sang surya yang diam tertegun Apakah jinggaku tak akan kudapat walau cahaya sore ku tenun Berharap malam datang menjemput syair dan doa yg aku alun 12 tahun ya tuhan sepasang tungkai ini terus telusuri dan mencari Hilang asa walau […]
Baca puisi selengkapnya…