Sepuluh Nopember – oleh Yosua Pratama Iswahyudi

Lubang itu tertutup debu Jauh terbang dalam kabut Tertiup angin kemarau Siapakah yang akan menyambut? Lihat! sinar itu mulai terlihat! Medan perang tanggal sepuluh bulan itu Meraung dengan merdu Warna biru merona tersikat Si Oranye jadi sejarah Memerah mengucur darah Dalam kota terdengar tangis Terbang layang dengan tragis Lebih tinggi dari awan Menjauh dari permukaan […]
Baca puisi selengkapnya…