Selendang Kasihku – oleh Yanti Prawatie

Ku ayunkan langkah dengan pasti Untukmu pujaan hati Secarik nota awan menjadi saksi Ku ungkapkan isi hati Sutra selendang rindu kuburai Bertandangnya kasih nan suci Bertaut ikatan rasa dimemori Tersimpan jauh dikedalaman hati Ku titipkan selendang kasihku ini Berselimutkan ketulusan jiwa hakiki Padamu cinta sejati. Selendang Kasihku – oleh Yanti Prawatie Pontianak Kalbar
Baca puisi selengkapnya…

 

Janji Putih – oleh Yanti Prawatie

Jari jari ini menangis seraya menjatuhkan aksara keatas kertas putih ini Janji putih kuukir disini Keteguhan hati kutancapkan kebumi Kutegar berdiri dan berjanji Kufahami arti kalimat yang kau beri Kutelusuri jejak hati yang kau curi Sungguh… Tak ada yang bisa mengganti Posisimu dalam hati Karna cinta yang terpatri Kuatkan kasih suci Walau… Kau bilang janji […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sebening Embun – oleh Yanti Prawatie

Tetesan kasih menyapa pagi Sebutir senyum mekar dibibir Lembut sang bayu belai dipipi Mentari datang menghampiri. Keindahan tercipta dari hati Bangunkan rasa yang bergejolak Hati mulai berbunga-bunga Denyut-denyut cinta mulai terasa. Cinta kasih yang tercurah Bak butiran air di dedaunan Tulus dan murni Sebening embun. Sebening embun cinta yang terasa. Sebening Embun – oleh Yanti […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kristal Biru – oleh Yanti Prawatie

Ku buka simpul indahmu dengan degupan Tergugah gagahku baru setengah Jelajahi ngaraimu kagumi ditiap keloknya Membuncah gairah diantara desingan desah Uraikan kangen yang ruah membungkah Satu satu jadikan kristal biru Kuat…genggam melati Erat…belit mentari (Desingan desah berganti luah) Kristal biru menunggu waktu. Kristal Biru – oleh Yanti Prawatie Pontianak Kalbar
Baca puisi selengkapnya…

 

Diam – oleh Yanti Prawatie

Rangkul erat mentari pagi Tinggalkan temaram cahaya rembulan semalam Kais sisa-sisa mimpi Ikat menjadi gunungan asa Diam… Bersimpuh dalam do’a Harapkan datang dentuman ria Pecahkan sunyi pagi ini Hembusan sang bayu gelitik naluri Coba ayunkan hati ini Hempaskan kebisuan diri Diam… Mencari arti sayatan kecil dihati ini. Diam – oleh Yanti Prawatie Pontianak Kalbar
Baca puisi selengkapnya…

 

Jati Diri – oleh Yanti Prawatie

Kusadari indahnya mentari pagi Kuketahui putihnya melati Kujalani hari penuh mimpi Kuraih bintang dilangit yang tinggi Kugenggam kehidupan Kuukir senyum Kulepas rantai yang membelit hati Kutemui lagi siapa diri ini Tak kan lagi kupenjarakan hati dengan segenap lara Tak kan lagi kubiarkan batin menangis. Jati Diri – oleh Yanti Prawatie Pontianak Kalbar
Baca puisi selengkapnya…

 

Terima Kasih Mimpi – oleh Yanti Prawatie

Terima kasih padamu mimpi Kau hadirkan DIA disurga malam ku Fantasiku terus berjalan meniti keindahan istana mimpi Sang pangeran nan bestari Belai lembut hati ini Wahai… Malam tuntun aku menuju ujung mimpi Agar kutemukan awal dari dunia nyata Nikmati indahnya cinta Bersua bersama pangeran diatas singgasana. Terima Kasih Mimpi – oleh Yanti Prawatie Pontianak Kalbar
Baca puisi selengkapnya…