Jenuh – oleh Widia Paramita

Seribu bahasa.. Seribu ucapan.. Tidaklah mengubah segalanya percayalah.. Burung takan pernah terbang jika ia duduk dan takut tuk terbang.. Terbanglah kawan.. Agar kau tau arti kebebasan pergilah kawan.. Agar kau bisa melihat kenyataan janganlah kau duduk manis didalam sangkar terbaikmu,. Tidakah kau merasa jenuh!! SANGAT MEBOSANKAN sungguh kau sangat payah.. ini bukanlah dongeng atau khayalan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sosok yang lama – oleh Widia paramita

Mengembun pecahan air mendekam dalam jiwa yang merana ku terkesimpun melihat ikatan sosok yang lama kini kembali memecah suasana.. Bunga yang layu terpapar tak berdaya kini kembali indah semula.. Jiwa yang lalu resah kini hidup dg respon dunia menatap tanpa kedipan mata menyaksikan keindahan kharisma.. Jiwaku terkelabuhi melihat ikatan sosok yang lama kinitmengambil hati oran […]
Baca puisi selengkapnya…