Terlepas – oleh Vinaka Hestirani

Apa yang ku genggam erat semakin erat semakin cepat ia terlepas Apa yang ku simpan dalam hingga yang terdalam juga pergi memaksa keluar dari rongga jiwa Semua terlepas saat ku mulai jatuhkan hati…. tak pantas jika kujatuhkan hati ini padamu jika akhirnya kau sambut tuk terlepas… Cinta mu terlepas kandas tak berampas saat kau rampas […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bunga Lain – oleh Vinaka Hestirani

Ku kembali ditempat biasa kita bercanda… kupandangi kuresapi sejuknya belai diujung rambutku… Ku pandangi lagi dan terhenti didepan pagar rumahmu… Kutemui langkah-langkah kaki kebahagiaan yang berlari hiasi indahnya taman halaman rumahmu.. Kini ku kembali melihat rumahmu yang kini suram, pagar yang rapuh …. Kini ku pandangi suramnya tamanmu dengan rumput liar yang meninggi menutup jendela […]
Baca puisi selengkapnya…