Bidadariku – oleh Tri Setiadiharyo

di tengah mereka kita menjalin ini semua saat kau masih sering menyebut namanya seiring berjalannya hari kau pun terdiam biarkan aku untuk jadi kasihmu seperti semua kisah… yang penuh warna ada saat kita tertawa…. saat kita terlupa kau sadari tlah kulakukan banyak cara bahwa rasa ini lebih dari sekedar kata cinta bersama sama kita berdiri […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Lambai Terpejam – oleh Tri Setiadiharyo

masih ada sangat banyak rindu terpendam jika kau mampu tuk sekedar meraba hatiku lihatlah…. masih sama seperti dahulu dengarkanlah….. aku masih setia menunggu jika gelapnya dingin malam buatmu menangis mengapa terik siang buatmu silau dan sembunyi kucoba lambaikan tangan waktu itu berharap kau kan datang dan menyambutku yahhhh… memang semua sudah tak lagi sama maaf […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sadarkan Harapanku – oleh Tri Setiadiharyo

aku pernah… dapatkan hati seorang insan indah….. saat aku dapat bayangkan lagiii kini ku tak lagi dengannya…. kau ajariku sakit tapiii pahit yang dulu sudah ku lupa, kala kuingat senyum manismu cinta……. takkan pernah bisa berhenti menyihir aku dalam lamunan, bangunkan rasa dalam pelukan cinta……. takkan pernah ku mengerti asmara ini makin menjadi… meski semua […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sahabat sampai nanti – oleh Tri Setiadiharyo

di kota kembang kita awali semuanya cerita- cerita cinta penuh tawa penuh canda semua hanya kita, satu suara saling menjaga melati putih di ujun jalan tak bertuan ku jaga selalu janji itu sampai kita saling berusaha demi cita-cita mungkin takdir atau hanya kita yang akhirnya memaksa meninggalkan ragamu di sana tapi tidak dengan hatiku setiap […]
Baca puisi selengkapnya…