Sakura mekar – oleh Tiara Khoirun Nisa

Melirik pada satu arah Aku terpaku Berdegup yang kencang Bagai angin tornado Merona aku menatapnya Bagai sakura mekar Terus berkembang Dan menjadi amat elok Meluap kerinduan tak terbayangkan Hanya menatap Dan cintaku bersemi Tak ingin jauh Tetap tegak Mengagumi dirinya Yang buat aku bergetar Dalam kalbu ku bertanya Begini ini Cinta? Atau aku ini melodrama […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pangeran terlupa – oleh Tiara Khoirun Nisa

Tak berkuda putih Tak memaki mahkota Berpeluh keringat Diseka oleh tangan lusuh Berhari tak kenal waktu Menutup kalut yang berlabuh Walau terus menusuk kalbu Menangis aku dibuatnya Membanting tulang demi kekokohan Melupa akan teriknya surya Berjuang tak pantang lelah Dia itu pangeran Pangeran terlupa Tak disadari tempatnya Dia memang tak berkuda Tapi jiwanya sungguh perkasa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tunas – oleh Tiara Khoirun Nisa

Merekuh hati berendam kalbu Singkat liku bekas membeku Aku kuat aku tegak Aku kuat aku tegak Namun batu tetaplah kekar Aku kuat termakan bambu tua tak punya telinga tak menaruh muka Bagai tangan tlah menggapai surga Bagai ilmu tlah setinggi angkasa Tunas baru bukan dikebas Tunas baru butuh dirawat Sungguh bambu tua tak beradab Yang […]
Baca puisi selengkapnya…