Rindu Beku – oleh Testy Dwi D

Biarkan daun menari ikuti irama hari dan rantin-ranting jelma lagu sepi pada angin menderu kelu biarkan hati ini beku menahan rindu bisu karna mungkin kau tak merasakan itu bila dingin kuat menusuk kau tetap tak mampu menghidu karna rinduku telah beku tak kau hiraukan tak kau dengarkan bisikan yang sering ku harapkan hingga malam-malam selanjutnya […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dalam kenangan – oleh Testy Dwi D

Dalam kenangan ada kamu kenanganku kini entah dimana lagi harus ku cari karna dirimu telah jadi kenangan melekat dekat padahal jauh sejauh samudera kisah indah yang terpateri hanya ada dalam kenangan bila ku arungi kembali masa itu ku temukan dirimu lagi entah bagaimana lagi cara ku menghapus rindu apakah selamanya harus dalam kenangan aku mencari […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pergilah dari sisi – oleh Testy Dwi D

Pergilah jauh terbang dalam jangka mu hingga kau tahu pedihnya sendiri dan jatuh pada cinta yang menyakiti pergilah biar butir bening mengalir ku rasa aku tak peduli yang ku tahu aku sakit melihat kau pergi pergilah jangan harap kembali tiada maaf lagi yang bisa kau guris terlalu dalam luka yang kau gores akan terlalu banyak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Nur kasih kita tetap – oleh Testy Dwi D

Tutuplah matamu bila rindu datang bertamu ikuti alunan syair merdu daun gugur nikmati waktu dan tetap berharap perpisahan kita karna cinta tersenyumlah yang indah bila mengingatku usah kau cemberut dalam kesendirian karena ku juga merasa terbakar api asmara penggalan lukisan kisah kita terpenggal oleh jarak dan ruang indonesia-malaysia jangan engkau risaukan karna nur kasih kita […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Menangis tanpa air mata – oleh Testy Dwi D

Luntur jaket itu yang dulu kau beri untukku sama seperti kasihmu tak lagi utuh seperti dulu,namun mengapa aku tetap mencintai mu ?….. aku tak bisa membohongi hati yang rindu tapi getir aku sangat membenci dirimu itu pun getir pahit kau pernah bersamaku pernah mengisi hati dengan wuyung namun kini kau jauh menguraikan pintalan kasih menendang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Wujudkah cinta – oleh Testy Dwi D

Wujudkah cinta itu…. Saat pertama kuterluka tenggelam tanpa gaungnya kesepian menyambut dalam keranda kenangan pernah dulu mencucurkan kasih dan sayang lalu,sampai kapan penantian…. Waktu curang berjalan ketika siang memanggang malam,aku kedinginan wujudkah cinta itu…. berharap ada datang memberi tempat di lubuk hati untuk ku mengalih rasa curahkan gelisah ini Wujudkah cinta – oleh Testy Dwi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Patah Seribu Waktu – oleh Testy Dwi D

3 tahun aku dibelenggu rindu yang selalu ingin bertemu sebab perpisahan tak kumahu 3 tahun aku menahan rasaku dan selalu berharap kasihmu utuh lemasnya hati menahan pilu sebut cintaku terputus olehmu terhempas jauh setia bagai duri merejam sakit lidahmu belati memang tak mampu kupetik bintang dilangit bertahan ku bertahan terjatuh ku terjerembab kata putusmu melaju […]
Baca puisi selengkapnya…