Satu nama tetap dihati – oleh Suyanto

Malam ini kembali aku terperanjat terbangun dari tidur. Setelah sebelumnya aku dengar suaranya memanggil ku. Sosok itu seperti sedang duduk disamping ku dan menyandarkan kepalanya di bahuku. Sama seperti ketika kali pertama aku bersama nya. Tuhann…tatapan matanya membuat ku tak mampu bicara sepatah kata pun. Bola matanya begitu indah dan butiran air yg menetes darinya […]
Baca puisi selengkapnya…