Rajutan cinta kasih – oleh Suri Oktavian

Kala aku berlayar ditengah lautan Berlayar tanpa iringan do’a dari sang kasih sayang Deburan ombak kian menghantam Hancurkan rindu yang sangat mendalam Pandangan mata kian diselimuti kabut keraguan Seakan tak dapat kuhapuskan Taburan bintangpun hilang ditelan malam Tak ada seberkas sinar yang terang menderang Berharap sinar sang rembulan Terangi jalan sejauh mata memandang Namun, rembulan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kebimbangan – oleh Suri Oktavian

Kala aku mulai melangkahkan kaki kedepan Kumulai dengan kaki kanan serta hias senyuman Ketika aku sampai setengah perjalanan Aku tersentak tanpa kata Seakan gelap oleh kabut malam Cahaya mentaripun hilang ditelan malam Arwah kebimbangan selalu datang gentayangan Seakan tak mampu ku singkirkan Seketika itu aku mulai meratapi kehidupan Bertanya-tanya kepada tuhan Mengapa hidupku selalu ditimpa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bisik rindu – oleh Suri Oktavian

Kala mentari terbenam Termakan malam yang kelam Yang datang dengan gemerlap bintang Rembulan datang dengan sinar diatas kegelapan Seketika itu aku terbawa dalam suasana kehampaan Terasa seperti berada didalam kekosongan Aku menengadah, berharap tuhan beri tanda Kepadaku yang selalu berjalan tanpa arah Kepada angin malam Aku bisikkan salam kasih sayang Untuk menyampaikan segala kerinduan Dari […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Perjuangan cinta – oleh Suri Oktavian

Di tengah malam kelap sunyi kelap Badai datang dengan suara gemuruh Angin kencang mengundang awan hitam Ombak merobohkan rumpun Aku tetap bersamamu Kupersiapkan sebuah kapal pinisi Untuk kita berlayar melawan ombak Aku lindungi engkau dari kerasnya ombak yang menerjang Kuselimuti engkau dari kencangnya angin yang berhembus Semoga kapal ini dapat mengantarkan kita Sehingga kita sampai […]
Baca puisi selengkapnya…