Tulisan pencurah hati – oleh Stephen Koswara

Tanggal 2 Desember tertulis Puisi yang dituangkan jiwa Dan yang tertumpah dalam diri Sudah mulai kumasuki bulan baru Desember ini jangan sampai sia-sia Harapan menunggu kepastian Ujian pun sedang kulalui Entah apa yang kutulis Hanya mengisi kejenuhan di malam hari Disertai suasana sepi dan depresi Menulis ditengah-tengah kesibukan yang ada Entah ini kutulis tanpa arahan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Waktu – oleh Stephen Koswara

Hari demi hari Waktu terus berjalan Tak terasa kini sudah 14 tahun umurku Jam terus berputar Tandakan tak dapat kembali Hari yang lama sudah kulampaui Masa-masa sukar sudah kulewati Tinggalkan luka yang ada Hati tertancap oleh paku kepedihan Rasa buat hidup jadi beban Apa guna hidup di dunia air mata Sbab hidup yang ada bukan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Matilah Aku – oleh Stephen Koswara

Matilah aku Jatuh harga diriku Ku seperti pohon yang tumbang terkena badai Yang tumbang oleh sebuah penghinaan Biarlah hujan terus turun Karena itu lambang kejatuhanku Biarlah air menangis Menyadari betapa beratnya hidup Tumbangkan harapan Munculkan kepedihan dalam jiwa Penuhi diri dengan rasa kecewa Wajah membasahi dirinya Air tak pernah habis berjatuhan Orang yang dulu dirasa […]
Baca puisi selengkapnya…