Teruntuk Kekasih Impian – oleh Sri Anggi Mulyaningsih

Saat senja menampakkan kehadirannya Saat itu pula bola mataku bergerak Sorot mataku tertuju pada langit langit separuh gelap Bak melayang pikiran ku saat itu Tak ada yang ku pikirkan saat itu Selain dirimu, wahai kekasih impianku Wahai engkau yang ku kagumi Masihkah ada aku dalam memori otakmu Masihkah ada rasa rindu yang kau utarakan untukku […]
Baca puisi selengkapnya…