Jingga – oleh Sifandrea Cho

Seperti jingga di langit senja, aku tahu bahwa kau hadir hanya untuk sesaat. Sebab itu ku hargai satu dua detik bersamamu. Mungkin tak apa jika terlalu singkat karena bayangmu masih sanggup ku lukis. Namun, entah cinta, entah rindu pun entah pilu Bersamamu membuatku bahagia sekaligus rapuh. Kau pernah hadir dan mengukir selengkung senyum di wajah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Melepas – oleh Sifandrea Cho

Hari ini hujan kembali turun. Dan awan kelabu mulai mengejar langit. Aku tak mengerti tentang satu pun. Karena hati ini hanya merasa sakit. Bisakah kau kembali untuk tidak datang. Agar aku tak perlu memaksa untuk lupa. Karena aku tahu cerita ini akan segera usang. Dan ketika detik itu datang kita takkan lagi berjumpa. Kau tak […]
Baca puisi selengkapnya…