Terjebak dalam kata – oleh Rofiq Majdil Khadafi

Kenapa kamu tidak mendengarkan ketika saya mencoba untuk berbicara dengan kamu Berhenti berpikirlah tentang dirimu seperti orang lupa Saya tidak mau dengar kata dari mulutmu Membuat sebuah perkara dan sekarang mendapatkan neraka Saya tidak tahan untuk hari ini Saya tidak akan menjalani hidup saya dengan cara ini Keringat dingin bercucur dan saya sudah mengepalkan tanganku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sembah Sujud Ku – oleh Rofiq Majdil Khadafi

Ketika pagi menyingsing aliran nadi berdenyut Menggantung tulang memeras keringat Hari tiada habis tanpa aral Hanya lamunan yang terhadap Gurita nya melebihi kekerasan ototnya Nafsunya bahkan tiada terkendali Hanya berpesan kepada hati bahwa berikhtiyar Tanpa sampai matahari tak nampak Tengah senja telah terlontar dengan sendiri Sebab hidup kan tiada henti dengan aral tadi Kita hanya […]
Baca puisi selengkapnya…